
Posted25/06/2026
Written ByYepi Muhamad
Harga MemeCore (M) mengalami penurunan tajam dalam 24 jam terakhir setelah muncul kekhawatiran terkait struktur kepemilikan token dan valuasi pasar proyek tersebut. Berdasarkan data pasar OKX yang beredar, M diperdagangkan di level 0,67436 Dollar, turun lebih dari 75% dalam sehari.
Penurunan ini terjadi di tengah meningkatnya pertanyaan dari komunitas kripto mengenai kapitalisasi pasar MemeCore yang sebelumnya disebut mencapai sekitar 6 miliar Dollar. Sorotan utama tertuju pada dugaan bahwa pihak internal atau pemegang saham dalam perusahaan memiliki kendali atas lebih dari 90% pasokan token M.
MemeCore menjadi salah satu token yang mengalami koreksi paling tajam dalam perdagangan harian. Penurunan lebih dari 75% menunjukkan adanya tekanan jual besar, terutama setelah isu konsentrasi pasokan mulai ramai dibahas oleh pelaku pasar.
Dalam kondisi pasar kripto, distribusi token menjadi salah satu faktor penting yang diperhatikan investor. Jika sebagian besar pasokan dikendalikan oleh kelompok kecil, risiko volatilitas harga cenderung meningkat. Hal ini karena pergerakan dari dompet besar dapat memberi dampak signifikan terhadap likuiditas dan harga pasar.
Data dari beberapa pelacak harga juga menunjukkan bahwa kapitalisasi pasar MemeCore turun drastis seiring pelemahan harga M. Sebelumnya, valuasi proyek ini sempat menjadi perhatian karena disebut berada di kisaran miliaran dolar, meskipun muncul pertanyaan mengenai seberapa besar pasokan yang benar-benar beredar secara aktif di pasar.
Isu utama yang menekan sentimen terhadap MemeCore berkaitan dengan dugaan pengendalian pasokan token oleh pihak internal. Sejumlah analis dan komunitas mempertanyakan alasan di balik kepemilikan lebih dari 90% pasokan token oleh pihak yang diduga terkait dengan proyek.
Kondisi tersebut memunculkan kekhawatiran soal transparansi tokenomics, risiko manipulasi harga, serta potensi tekanan jual apabila token dalam jumlah besar berpindah atau dilepas ke pasar. Dalam ekosistem aset kripto, konsentrasi pasokan yang tinggi sering dianggap sebagai risiko struktural karena dapat membuat harga lebih mudah bergerak ekstrem.
Selain itu, pertanyaan juga muncul mengenai valuasi MemeCore yang sempat mencapai sekitar 6 miliar Dollar. Pelaku pasar menilai valuasi sebesar itu perlu didukung oleh data fundamental yang kuat, termasuk aktivitas jaringan, volume perdagangan organik, distribusi token yang sehat, serta utilitas token dalam ekosistem.
Hingga artikel ini ditulis, belum ada konfirmasi resmi yang sepenuhnya menjawab kekhawatiran pasar terkait dugaan konsentrasi pasokan tersebut. Karena itu, investor masih mencermati perkembangan berikutnya, terutama pernyataan dari tim MemeCore dan data on-chain yang dapat memperjelas struktur kepemilikan token.
Penurunan harga M lebih dari 75% dalam 24 jam memberi tekanan besar terhadap sentimen pasar MemeCore. Koreksi tajam seperti ini dapat memicu peningkatan volatilitas, likuidasi posisi leverage, serta penurunan kepercayaan dari investor ritel.
Dari sisi ekosistem, tekanan harga juga dapat memengaruhi persepsi terhadap proyek MemeCore sebagai blockchain Layer-1 yang berfokus pada ekonomi meme. Meski narasi meme coin masih memiliki basis komunitas yang kuat, pasar cenderung lebih sensitif terhadap isu transparansi, terutama ketika menyangkut distribusi token dan kepemilikan pihak internal.
Kondisi ini juga menjadi pengingat bahwa kapitalisasi pasar yang besar tidak selalu mencerminkan likuiditas yang sehat. Jika pasokan token terkonsentrasi pada segelintir dompet, pergerakan harga dapat menjadi lebih rentan terhadap aksi jual besar atau perubahan sentimen mendadak.
Anjloknya harga MemeCore menunjukkan bahwa pasar semakin memperhatikan aspek transparansi tokenomics, bukan hanya narasi dan valuasi proyek. Penurunan lebih dari 75% dalam sehari terjadi di tengah pertanyaan serius mengenai dugaan kepemilikan lebih dari 90% pasokan token oleh pihak internal.
Ke depan, respons resmi dari tim MemeCore dan data on-chain yang lebih jelas akan menjadi faktor penting untuk memulihkan kepercayaan pasar. Bagi investor, kasus ini menegaskan pentingnya menilai distribusi token, likuiditas, dan struktur kepemilikan sebelum mengambil keputusan di aset kripto berisiko tinggi.