
Posted22/07/2026
Written ByYepi Muhamad
MVMT Labs, perusahaan pengembangan awal di balik blockchain Movement, mengajukan perlindungan kebangkrutan Chapter 11 di Pengadilan Kebangkrutan Amerika Serikat untuk Distrik Delaware pada 15 Juli 2026.
Dalam dokumen pengajuan tersebut, perusahaan melaporkan aset senilai US$100.001 hingga US$500.000, sedangkan total kewajibannya diperkirakan mencapai US$10 juta. Klaim tanpa jaminan terbesar berasal dari salah satu pendirinya yang telah dipecat, Rushikesh “Rushi” Manche, dengan nilai lebih dari US$1,6 juta.
Pengajuan kebangkrutan ini menjadi kelanjutan dari rangkaian masalah yang dialami Movement Labs sejak peluncuran token MOVE pada Desember 2024. Persoalan tersebut mencakup dugaan penyalahgunaan perjanjian market-making, penangguhan perdagangan di sejumlah bursa, pergantian kepemimpinan, hingga restrukturisasi pengembangan jaringan.
Berdasarkan laporan The Block, MVMT Labs mencantumkan hingga 299 kreditor dalam pengajuan kebangkrutannya. Manche menempati posisi sebagai kreditor tanpa jaminan terbesar dengan klaim lebih dari US$1,6 juta.
Meski telah diberhentikan dari perusahaan pada Mei 2025, Manche masih tercatat memiliki 34,25% saham MVMT Labs. Ia sebelumnya menggugat perusahaan di Delaware Court of Chancery dan memperoleh hak atas pembayaran di muka biaya hukumnya.
Biaya tersebut berkaitan dengan penyelidikan grand jury Departemen Kehakiman Amerika Serikat atau DOJ mengenai kontroversi peluncuran token MOVE. Belum ada informasi yang menunjukkan bahwa penyelidikan tersebut telah menghasilkan tuntutan pidana terhadap Manche.
Selain Manche, sejumlah pihak lain turut tercatat sebagai pengaju klaim. Mereka antara lain Delaware Division of Corporations dengan piutang sekitar US$459.000, Move Industries, perusahaan kustodian aset digital Anchorage Digital, serta firma audit keamanan blockchain Ottersec.
MVMT Labs mengajukan kasusnya melalui Subchapter V dari Chapter 11. Mekanisme ini merupakan jalur restrukturisasi yang lebih sederhana bagi bisnis berskala kecil dan memungkinkan perusahaan tetap beroperasi di bawah pengawasan pengadilan sambil menyusun rencana pembayaran utang.
Dokumen pengadilan menunjukkan bahwa rencana restrukturisasi perusahaan dijadwalkan disampaikan paling lambat 13 Oktober 2026.
MVMT Labs sebelumnya menjadi perusahaan riset dan pengembangan utama di balik Movement Network. Jaringan tersebut awalnya dibangun sebagai Ethereum Layer 2 dengan menggunakan bahasa pemrograman Move, yang pertama kali dikembangkan oleh Meta untuk proyek stablecoin Diem.
Sebelum mengalami krisis, Movement Labs berhasil memperoleh pendanaan puluhan juta dolar. Salah satu pendanaan terbesarnya adalah Seri A senilai US$38 juta yang dipimpin oleh Polychain Capital pada April 2024.
Masalah mulai muncul setelah peluncuran token MOVE pada Desember 2024. Kontroversi tersebut berpusat pada perjanjian market-making yang memberikan kendali atas 66 juta MOVE, setara sekitar 5% dari total pasokan, kepada entitas bernama Rentech.
Token tersebut kemudian dijual dalam jumlah besar tidak lama setelah peluncuran. Binance menyatakan bahwa market maker terkait menjual MOVE tanpa menjalankan aktivitas pembelian yang memadai untuk menyediakan likuiditas dua arah.
Movement Network Foundation mengaku baru mengetahui aktivitas tersebut setelah menerima informasi dari Binance pada Maret 2025. Foundation kemudian memutus hubungan dengan market maker tersebut dan menggunakan US$38 juta yang berhasil dipulihkan untuk menjalankan program pembelian kembali MOVE.
Kasus tersebut memperlihatkan pentingnya struktur pengawasan serta pedoman market maker Binance dalam mencegah praktik perdagangan yang dapat merugikan likuiditas dan pemegang token.
Coinbase kemudian mengumumkan penangguhan perdagangan MOVE mulai 15 Mei 2025 setelah token tersebut dinilai tidak lagi memenuhi standar pencatatan bursa. Binance juga mengambil tindakan terhadap akun market maker yang terlibat dalam penjualan token tersebut.
Movement Labs selanjutnya menangguhkan Manche pada 2 Mei 2025 sebelum resmi memutus hubungan kerja dengannya lima hari kemudian. Perusahaan mengatakan keputusan tersebut diambil di tengah peninjauan independen terhadap tata kelola organisasi dan praktik market maker eksternal.
Setelah pemecatan Manche, pekerjaan pengembangan dan operasional Movement secara bertahap dialihkan kepada Move Industries, perusahaan terpisah yang dipimpin oleh Torab Torabi.
Movement Network Foundation menyatakan bahwa perubahan operasional tersebut selesai pada Desember 2025. Move Industries kemudian menjadi penyedia layanan utama yang bertanggung jawab membangun, mengoperasikan, dan mengembangkan ekosistem Movement atas nama Foundation.
Torabi menegaskan bahwa Move Industries tidak terlibat dalam pengajuan kebangkrutan MVMT Labs. Menurutnya, kedua perusahaan merupakan entitas hukum berbeda dan kegiatan operasional Move Industries tetap berjalan normal.
Pemisahan ini penting karena pengajuan Chapter 11 oleh MVMT Labs tidak secara otomatis berarti blockchain Movement berhenti beroperasi. Pengembangan jaringan, infrastruktur, dan layanan ekosistem saat ini berada di bawah perusahaan yang berbeda.
Movement juga telah mengubah arah pengembangannya. Proyek yang sebelumnya diposisikan sebagai Ethereum Layer 2 kini dikembangkan sebagai blockchain Layer 1 dengan fokus pada pembayaran stablecoin, remitansi, settlement lintas negara, dan layanan keuangan bagi pasar negara berkembang.
Perubahan tersebut berlangsung di tengah pembahasan yang lebih luas mengenai hubungan Ethereum Layer 1 dan Layer 2, khususnya setelah semakin banyak proyek memilih membangun jaringan yang lebih mandiri.
Berdasarkan data CoinGecko, MOVE diperdagangkan di sekitar US$0,0107, dengan kapitalisasi pasar sekitar US$44 juta. Harga tersebut telah turun sekitar 93,7% dalam satu tahun dan lebih dari 99% dibandingkan level tertingginya sebesar US$1,45 pada Desember 2024.
MOVE juga mencatat level terendah sepanjang masa di sekitar US$0,01043 pada 20 Juli 2026, beberapa hari setelah pengajuan kebangkrutan MVMT Labs. Namun, pergerakan harga tersebut tidak dapat sepenuhnya dikaitkan dengan kebangkrutan karena token telah mengalami tren penurunan panjang sejak skandal market maker pada 2025.
Dari sisi fundamental, pemisahan hukum antara MVMT Labs dan Move Industries dapat menjaga kelanjutan teknis jaringan. Namun, kebangkrutan perusahaan pengembang awal tetap menjadi risiko reputasi bagi Movement, terutama karena kasus tersebut berkaitan dengan tata kelola, distribusi token, dan pengawasan terhadap pihak ketiga.