
Posted16/07/2026
Written ByYepi Muhamad
Mantan anggota tim privasi Ethereum Foundation resmi meluncurkan EthSystems, sebuah entitas perusahaan berorientasi laba yang membangun infrastruktur privasi dan kepatuhan bagi bank, manajer aset, serta lembaga keuangan yang ingin menggunakan jaringan Ethereum.
Berdasarkan pengumuman peluncuran EthSystems, perusahaan tersebut akan membantu institusi menjalankan transaksi berbasis Ethereum tanpa membuka informasi sensitif kepada publik, seperti identitas nasabah, jumlah transaksi, posisi perdagangan, dan pihak yang terlibat.
EthSystems mengumumkan peluncuran publiknya pada 14 Juli 2026. Perusahaan memperoleh pendanaan awal dari Bitmine Immersion Technologies, SharpLink, salah satu pendiri Ethereum Joe Lubin, serta sejumlah pendukung lain di ekosistem Ethereum. untuk saat ini nilai pendanaannya belum diumumkan ke publik.
EthSystems didirikan oleh Mo Jalil, Oskar Thorén, dan Aaryamann Challani. Ketiganya sebelumnya membangun dan menjalankan Institutional Privacy Task Force atau IPTF di bawah Ethereum Foundation.
Tim tersebut telah bekerja dengan bank sentral, regulator, bank, manajer aset, dan penyedia infrastruktur pasar untuk mempelajari kebutuhan privasi lembaga keuangan yang ingin beroperasi di jaringan blockchain publik.
Peluncuran EthSystems juga berlangsung di tengah restrukturisasi Ethereum Foundation dan pembentukan Ethlabs. Sejumlah fungsi yang sebelumnya dijalankan langsung oleh yayasan tapi saat ini mulai dialihkan kepada organisasi independen dengan fokus yang lebih khusus.
EthSystems akan melanjutkan sejumlah riset dan prototipe yang sebelumnya dikembangkan melalui IPTF, termasuk:
Perusahaan juga menawarkan lokakarya, pembuatan proof-of-concept, peninjauan arsitektur, serta pembangunan sistem yang dapat diterapkan langsung oleh institusi.
Ethereum merupakan blockchain publik. Mulai dari data transaksi, alamat dompet, pergerakan aset, dan interaksi dengan smart contract dapat diamati melalui block explorer.
Transparansi tersebut memungkinkan transaksi diverifikasi secara terbuka. Namun, karakteristik yang sama dapat menjadi hambatan bagi bank dan manajer aset yang tidak dapat membuka informasi nasabah, strategi investasi, posisi perdagangan, maupun arus transaksi internal kepada publik.
Sebagai contoh, transfer stablecoin yang dilakukan sebuah perusahaan di Ethereum dapat memperlihatkan jumlah pembayaran, alamat penerima, waktu transaksi, serta pola pengelolaan dana. Informasi tersebut berpotensi dianalisis oleh pesaing maupun pihak lain.
EthSystems berupaya mengatasi persoalan itu melalui sistem selective disclosure. Pendekatan ini memungkinkan informasi transaksi hanya dibuka kepada pihak yang memiliki kewenangan, seperti pihak yang bertransaksi, auditor, atau regulator.
Pihak lain tetap dapat memverifikasi bahwa transaksi tersebut sah tanpa harus melihat seluruh data di dalamnya. Dalam salah satu prototipenya, EthSystems menggunakan sistem shielded pool dan zero-knowledge proof untuk memproses transfer stablecoin secara privat, tetapi tetap membatasi akses kepada peserta yang telah melalui proses verifikasi.
Privasi juga bukan satu-satunya kebutuhan yang sedang dikembangkan dalam ekosistem Ethereum. Ethereum Foundation sebelumnya memperkenalkan standar Clear Signing untuk mengurangi risiko blind signing, yang bertujuan membuat informasi transaksi lebih mudah dipahami sebelum pengguna memberikan persetujuan.
Kombinasi privasi, keamanan, identitas, dan kepatuhan menjadi penting karena lembaga keuangan memerlukan perlindungan data tanpa kehilangan kemampuan untuk melakukan audit.
Peluncuran EthSystems terjadi ketika sejumlah institusi mulai mengeksplorasi stablecoin, aset dunia nyata yang ditokenisasi atau real-world assets, serta sistem settlement berbasis blockchain.
Perkembangan tokenisasi juga terlihat dari kolaborasi perusahaan keuangan tradisional dengan proyek blockchain, seperti peluncuran produk ETF tokenized oleh Franklin Templeton dan Ondo Finance.
Meski demikian, penggunaan blockchain publik oleh institusi masih menghadapi kendala terkait kerahasiaan, perlindungan data nasabah, integrasi sistem, dan kepatuhan terhadap regulasi.
Bank tidak hanya membutuhkan akses ke Ethereum, tetapi juga infrastruktur yang dapat menentukan informasi apa yang boleh dilihat publik, pihak yang bertransaksi, auditor, dan regulator.
Menurut EthSystems, privasi bukan sekadar fitur tambahan bagi institusi. Kerahasiaan merupakan salah satu persyaratan utama agar transaksi keuangan berskala besar dapat dilakukan melalui jaringan publik tanpa membuka informasi komersial yang sensitif.
EthSystems menilai sistem privasi yang digunakan tidak boleh menghilangkan kemampuan regulator untuk melakukan pengawasan. Karena itu, pendekatan yang dikembangkan lebih menekankan privasi terkontrol dibandingkan anonimitas sepenuhnya.
EthSystems menjadi salah satu organisasi baru yang muncul setelah perubahan struktur di lingkungan Ethereum Foundation.
Ethlabs berfokus pada penelitian protokol dan pengembangan infrastruktur inti Ethereum. Ethereum Institutional berperan dalam koordinasi, edukasi, dan hubungan dengan lembaga keuangan. Sementara itu, EthSystems berfokus pada pembangunan sistem privasi yang dapat digunakan dalam kegiatan finansial.
Berbeda dari Ethlabs dan Ethereum Institutional yang beroperasi sebagai organisasi nirlaba, EthSystems dibentuk sebagai perusahaan komersial. Struktur ini memungkinkan perusahaan menandatangani kontrak, membangun sistem khusus, serta bertanggung jawab terhadap penerapan teknologi untuk klien institusional.
Peluncuran EthSystems belum menunjukkan dampak langsung yang dapat dikaitkan secara khusus dengan harga ETH. Namun, kehadirannya dapat memperkuat pengembangan infrastruktur yang dibutuhkan untuk membawa stablecoin, obligasi, aset yang ditokenisasi, dan transaksi institusional lainnya ke Ethereum.
Keberhasilan EthSystems selanjutnya akan bergantung pada kemampuannya menyeimbangkan kerahasiaan transaksi dengan kebutuhan audit dan kepatuhan. Apabila pendekatan tersebut berhasil diterapkan dalam skala besar, EthSystems dapat membantu mengatasi salah satu hambatan utama adopsi blockchain publik oleh bank dan lembaga keuangan.