
Posted01/04/2026
Written ByYepi Muhamad
Ink dari Kraken dan Base dari Coinbase merupakan dua proyek Layer 2 Ethereum yang dibangun menggunakan teknologi OP Stack dari Optimism Superchain. Keduanya dirancang untuk membawa pengguna retail dari centralized exchange (CEX) ke ekosistem DeFi dengan biaya lebih rendah, transaksi lebih cepat, dan pengalaman yang lebih mudah. Per April 2026, keduanya masih menjadi perhatian karena skalabilitas, integrasi dengan platform induknya, serta perkembangan ekosistem masing-masing.
Kesamaan Utama
Perbedaan Utama
1. Skala dan Metrik Kinerja
Base saat ini merupakan salah satu L2 terbesar di ekosistem Ethereum. TVL-nya berada di kisaran $7,8 miliar atau lebih tinggi pada periode awal 2026, dengan pangsa signifikan dari total TVL L2 Ethereum sekitar 40-60% di beberapa metrik revenue dan aktivitas. Jumlah active addresses harian sering mencapai ratusan ribu hingga mendekati 400 ribu+, dan volume transaksi serta DEX yang diproses sangat dominan di antara rollup lainnya.
Ink, di sisi lain, menunjukkan pertumbuhan yang cepat sejak akhir 2025. TVL-nya sempat melampaui $500 juta dan stabil di level ratusan juta dolar. Pertumbuhan ini didorong oleh aktivitas DeFi awal, meskipun skalanya masih lebih kecil dibandingkan Base. Ink lebih mencerminkan fase ekspansi awal dengan potensi peningkatan yang dinamis.
2. Fokus Ekosistem dan Aplikasi
3. Strategi Pengembangan dan Potensi Masa Depan
Base telah membuktikan diri sebagai pemimpin L2 dengan revenue sequencer yang kuat dan dominasi dalam volume serta aktivitas on-chain. Dukungan dari Coinbase memberikan akses distribusi pengguna yang luas dan stabil.
Ink memanfaatkan basis pengguna Kraken sekitar 10 juta untuk mendorong adopsi DeFi. Fokusnya pada aplikasi DeFi early-stage memberikan ruang bagi partisipan awal untuk berkontribusi pada pertumbuhan ekosistem.
Diskusi seputar potensi token dan reward bagi pengguna aktif masih berlangsung di kedua proyek, dengan penekanan pada aktivitas organik dan genuine usage.
Kesimpulan
Base menawarkan skala besar, likuiditas tinggi, dan ekosistem yang sudah matang, sehingga cocok bagi pengguna yang mengutamakan stabilitas dan volume besar. Sementara Ink memberikan kesempatan di tahap pertumbuhan yang lebih dinamis dengan fokus DeFi yang lebih tajam, yang mungkin menarik bagi mereka yang mencari inovasi di chain yang sedang berkembang.
Pemilihan antara keduanya tergantung pada preferensi: apakah Anda lebih suka ekosistem mapan dengan user base raksasa seperti Base atau chain dengan momentum pertumbuhan cepat di segmen DeFi seperti Ink. Seperti halnya proyek blockchain lainnya, disarankan untuk selalu melakukan riset sendiri (DYOR), memantau update resmi, dan mempertimbangkan risiko pasar crypto yang inheren.
Kedua proyek ini merepresentasikan pendekatan berbeda dari exchange besar dalam memperluas akses ke DeFi. Perkembangan selanjutnya akan sangat bergantung pada adopsi pengguna, inovasi aplikasi, dan evolusi ekosistem Optimism Superchain secara keseluruhan.