
Posted13/03/2026
Written ByYepi Muhamad
Sebuah transaksi besar di jaringan Ethereum baru saja menarik perhatian komunitas kripto. Berdasarkan data on-chain dari Etherscan, seorang pengguna menukar sekitar $50.432.688 USDT untuk membeli token AAVE, tetapi hanya menerima sekitar 327 token AAVE yang nilainya kira-kira $36 ribu pada harga pasar saat itu.
Transaksi tersebut terjadi melalui fitur swap pada protokol DeFi Aave dan dieksekusi melalui CoW Protocol, yang merutekan order ke beberapa pool likuiditas di berbagai DEX di jaringan Ethereum.
Namun, karena kombinasi likuiditas yang sangat tipis dan dampak harga (price impact) yang ekstrem, transaksi tersebut mengalami slippage hampir 99,9%, membuat nilai yang diterima jauh di bawah nilai aset yang ditukar.
Berdasarkan data on-chain:
Peristiwa ini langsung memicu diskusi di komunitas DeFi karena nilai kerugian yang terjadi dalam hitungan detik $50 juta.
Menurut analis DeFi, swap tersebut kemungkinan mengalami kombinasi faktor berikut:
Akibatnya, sebagian besar nilai swap “ditangkap” oleh arbitrage bot dan MEV searcher, yang memanfaatkan perbedaan harga selama transaksi berlangsung.
Dampaknya ke Ekosistem
Menariknya, kejadian ini tidak memengaruhi harga pasar AAVE secara signifikan, karena peristiwa tersebut lebih merupakan masalah eksekusi order daripada perubahan permintaan pasar.
Namun bagi komunitas DeFi, ini menjadi pengingat bahwa:
Buat komunitas kripto Indonesia terutama yang aktif di DeFi atau farming, kasus ini memberikan beberapa pelajaran penting:
Sebelum swap besar, lihat:
Gunakan tools seperti:
Set slippage kecil (misalnya 0.1–1%).
Jika order gagal, lebih baik ulangi daripada kehilangan dana besar.
Whale biasanya membagi order menjadi beberapa transaksi kecil agar tidak menggerakkan harga pasar secara ekstrem.
Pair seperti aEthUSDT → AAVE bisa memiliki likuiditas jauh lebih kecil dibanding pair utama seperti USDT → WETH.
Gunakan:
Di dunia kripto, smart contract tidak mengenal kata “maaf”.
Satu klik bisa mengunci atau menghilangkan dana secara permanen.
Bagi kita yang aktif di DeFi atau berburu airdrop, prinsipnya sederhana:
Jangan pernah swap besar tanpa cek likuiditas dan estimasi output terlebih dahulu.
Karena seperti yang baru saja terjadi di Ethereum,
$50 juta bisa berubah menjadi $36 ribu dalam satu transaksi.